Danger orale !!!

Sebelum baca kebawah coba perhatikan gambar disamping...klo penasaran siapa Arie ke sini aja...narsis kumaT:please:

Danger Orale
tu artinya Bahaya lisan (orale rupanya lisan y artinya, jadi ingat iklan pasta gigiquestion), masih copas sih dari Sahabat tapi sudah renovasi gaya bahasa ala anak koz:ahaha:

Lisan adalah bagian tubuh yang sering di gunain setiap hari dan sangat penting untuk menjaganya. Apakah banyak kebaikannya dengan menyampaikan yang hak atau nama-nama binatang yang terucap (maksudnya maki-makian:sobrakana: dan teman satu geng nya)

Pada berbagai pertemuan, seringkali terdapat obrolan berupa gunjingan, gosip, adu domba atau maksiat lainnya. Padahal Allah SWT melarang hal tersebut. Allah menggambarkan gibah atau gunjing sesuatu yang amat kotor dan menjijikan.

Firman Allah SWT:
"Dan janganlah kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik dengannya." (Al-Hujurat: 12)

Dan Rasulullah juga bersabda, "Tahukah kalian apakah ghibah itu?" mereka menjawab, "Allah dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui" Beliau bersabda, "Engkau mengabarkan tentang saudaramu dengan sesuatu yang dibencinya. "Beliau ditanya, "Bagaimana jika yang aku katakan itu terdapat pada saudaraku?" Beliau menjawab, " Jika apa yang kamu katakan terdapat pada saudaramu, maka engkau telah menggunjingnya (melakukan ghibah) dan jika ia tidak terdapat padanya maka engkau telah berdusta atasnya" (HR. Muslim)
Jadi ghibah itu gosipin saudara muslimnya:sigh:(cape' de), baik tentang agama, kekayaan, akhlak atau bentuk lahiriahnya, sedang ia tidak suka jika hal itu disebutkan, dengan membeberkan aib, mengolok-olok.

Rasulullah SAW bersabda, "Riba itu ada tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan dari padanya sama dengan seorang laki-laki menyetubuhi ibunya (sendiri):ayokona:, dan riba yang paling berat adalah pergunjingan seorang laki-laki atas kehormatan saudaranya." As-Silsilah As-Shahihah, 1871)

Wajib bagi seseorang yang hadir dalam suatu pertemuan untuk mencegah kemungkaran dan membela saudaranya yang dipergunjingkan dan Nabi SAW sangat menganjurkan hal itu sebagaimana sabdanya, "Barang siapa membela (ghibah atas) kehormatan saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah SWT akan menghindarkan api neraka dari wajahnya." (HR. Ahmad)

Demikian pula dengan mengadu domba sebagaimana
Firman ALLAH SWT
"Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kesana kemari menghambur fitnah. ".(Al-Qur'an-10-11)

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan masuk surga al-qattat (tukang adu domba)."(HR. Bukhari). Ibnu Atsir menjelaskan, "Al-Qattat adalah orang yang menguping (mencuri dengaran orang lain) tanpa sepengetahuan orang lain lalu ia membawa pembicaraan orang tersebut kepada orang lain dengan tujuan mengadu domba." (An-Nihayah 4/17)
Sabar y bro, dikit lagi ni tulisannya !!!:puppyeyes::puppyeyes:
Biar semangat pandangi aja kakak AriE yang paling manis ni:inlove:










Oleh karena itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan titik dua

1. Hendaknya pembicaraan kita selalu diarahkan pada kebaikan

Firman Allah SWT "Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali bisik-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” (An-Nisa: 114)

2. Tidak membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagi diri kita maupun orang lain yang akan mendengarkan.

Rosululloh SAW bersabda, “Termasuk kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

3. Tidak membicarakan semua yang kita dengar
.

Abu Huroiroh rodhiyallohu ‘anhu berkata, Rosululloh SAW bersabda, “Cukuplah menjadi suatu dosa bagi seseorang yaitu apabila ia membicarakan semua apa yang telah ia dengar.” (HR. Muslim)

4. menghindari perdebatan dan saling membantah, sekali-pun kita berada di pihak yang benar dan menjauhi perkataan dusta sekalipun bercanda.

Rosululloh SAW bersabda, “Aku adalah penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yang menghindari pertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar dan (penjamin) istana di tengah-tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan dusta sekalipun bercanda.” (HR. Abu Daud dan dihasankan oleh Al-Albani)
5. Tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa.
:anongnangyari:

Aisyah rodhiallohu ‘anha berkata, “Sesungguhnya Nabi SAW apabila membicarakan suatu hal, dan ada orang yang mau menghitungnya, niscaya ia dapat menghitungnya” (HR. Bukhari-Muslim).

Semoga Alloh SWT senantiasa menjaga diri kita, sehingga diri kita senantiasa berada dalam kebaikan.
Amin:okay:

Sekali lagi terima kasih Sahabat muslim ku atas artikel berhargamu.

Artikel Menarik Lainnya :

Ditulis oleh AriE ONly - Tuesday, October 13, 2009 - 2:55 AM

6 komentar untuk "Danger orale !!!"

  1. Wah ,, OM ini emang pinter bahasa asing ya ,,,

    ReplyDelete
  2. @putra...g' bro itu dari google translate....coba aja..banyak bahasa tu bisa di artikan...

    ReplyDelete
  3. Keren hadist2nya men...,
    Maju terus postingan about Islam men...,
    I like the topic..

    ReplyDelete
  4. bagus ri,
    saat lagi break, baik dibaca. klo bisa diamalkan
    refresh setelah baca.

    ReplyDelete
  5. sip sip sip...
    kirain artikel apaan dilihat dr judulnya...
    wkwkwkwk...
    baca baca gan...
    gantian mampir ya...
    http://ferdys-aja.blogspot.com/

    ReplyDelete
  6. wah arie emang keren, dan yang lebih keren lagi kakaknya arie (sudah punya calon belum tuh, mau dong jadi kakaknya arie, wkwkwk) oh iya selain kudu menjaga lisan, kita juga harus menjaga pandangan ya, tapi udah kadung foto si kakak keliat, gmn tuh ri wkwkwk. btw artikel yang bagus.

    ReplyDelete

What is your opinion?